Story

Mengenal Pahlawan di Bidang Kesehatan yang Menginspirasi

Kesehatan merupakan salah satu bidang yang dinilai cukup vital dan penting, apalagi di tengah kasus-kasus wabah virus dan penyakit varian baru yang menyebar dan mengganggu keselamatan dan kesejahteraan masyarakat belakangan ini. Dalam bidang kesehatan juga terdapat beberapa sosok yang bisa dianggap sebagai “pahlawan”.

Mungkin sebagian besar dari Anda menganggap bahwa julukan pahlawan hanya bisa disematkan kepada sosok-sosok yang berjuang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, padahal julukan pahlawan bisa berasal dari bidang mana saja. Banyak juga pahlawan yang menginspirasi Anda semua, khususnya sosok-sosok yang berjasa dalam bidang kesehatan seperti yang terangkum dalam artikel di bawah ini.

7 Kisah Pahlawan di Bidang Kesehatan yang Menginspirasi

Meskipun kebanyakan dari Anda hanya mengenal sosok-sosok pahlawan nasional layaknya Jenderal Besar Soedirman, Pangeran Diponegoro hingga Tuanku Imam Bondjol, sejatinya terdapat banyak sekali sosok yang berjasa dan layak menyandang gelar pahlawan di berbagai bidang lainnya, termasuk bidang kesehatan. Berikut ini beberapa kisah pahlawan inspiratif dari bidang kesehatan yang wajib Anda ketahui.

1. Dr. Cipto Mangunkusumo

Salah satu sosok yang memiliki andil cukup besar dalam perkembangan bidang kesehatan di Indonesia adalah Dr. Cipto Mangunkusumo. Bisa dikatakan beliau ini turut menjadi tokoh penting penggerak Kemerdekaan Indonesia di masa lampau. Dr. Cipto juga merupakan alumni dari sekolah kedokteran STOVIA di Jakarta tempo dulu yang masih dikenal dengan nama Batavia.

Dr. Cipto juga terkenal dengan julukan tiga serangkai, bersama dengan rekan sejawat perjuangan yang lain, Douwes Dekker dan Ki Hadjar Dewantara yang terbilang lantang dalam mengkritisi kebijakan pemerintah Hindia Belanda. Tidak hanya itu saja, Dr. Cipto juga menjadi salah satu orang yang membantu menanggulangi wabah pes yang sempat merebak di medio 1911 lalu. Berkat semua jasanya di bidang kesehatan, maka tak heran namanya digunakan sebagai salah satu rumah sakit besar di Jakarta, yaitu Rumah Sakit Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo atau RSCM.

2. Profesor Gerrit Agustinus Siwabessy

Berikutnya terdapat sosok inspiratif yang berasal dari timur Indonesia, tepatnya dari Saparua, Maluku yaitu, Profesor Gerrit Agustinus Siwabessy. Profesor Gerrit sendiri merupakan sosok yang cukup penting, khususnya pada masa-masa perjuangan bangsa Indonesia selama masa pendudukan Jepang. Setelah berhasil memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, beliau juga pernah menjabat Menteri Kesehatan Republik Indonesia selama dua periode lamanya.

Sebagai sosok yang berpengaruh tidak hanya di ranah politik namun juga di bidang kesehatan, Profesor Gerri sejatinya merupakan lulusan dari salah satu perguruan tinggi terbaik di Inggris, tepatnya di London University dengan jurusan Radiologi dan Kedokteran Nuklir. Ilmu yang didapatkannya dari universitas tersebut diaplikasikan secara langsung dengan mendirikan BATAN atau Badan Tenaga Atom Nasional.

Lihat juga : Mengenal Perawat: Pahlawan Mulia dengan Hati Tulus

3. Prof. Dr. Sadjito

Sosok pahlawan dalam bidang kesehatan berikutnya mungkin sering Anda dengar, khususnya bagi Anda yang berdomisili atau sering berkunjung ke provinsi Yogyakarta. Di sana terdapat salah satu rumah sakit besar yang menyandang sosok pahlawan kesehatan yaitu, Rumah Sakit Dr. Sardjito yang terletak tak jauh dari Universitas Gadjah Mada (UGM), salah satu perguruan tinggi paling prestisius di provinsi berjuluk kota pendidikan tersebut.

Salah satu jasa terbesar yang membuat Prof. Dr. Sardjito ini layak menyandang gelar pahlawan di bidang kesehatan adalah penemuannya yang diberi nama calcusol. Sebagai informasi, calcusol merupakan obat atau senyawa yang membantu dalam menghancurkan batu ginjal, salah satu penyakit yang sering dialami oleh banyak orang. Selain itu, beliau juga menjadi salah satu pelopor berdirinya PMI atau Palang Merah Indonesia yang masih berjalan hingga masa sekarang.

4. Hasri Ainun Habibie

Melihat nama Habibie di sosok ini tentu mengingatkan Anda pada sosok presiden yang erat hubungannya pesawat, yaitu Bacharuddin Jusuf Habibie. Yak, Anda tidak salah, Hasri Ainun Habibie merupakan istri dari presiden ke-3 Indonesia tersebut. Perlu diketahui jika Ainun Habibie merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada tahun 1961 silam dan sempat juga menjadi bagian dari tenaga kesehatan di RSCM atau Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Sebagai dokter, Ainun Habibie juga merupakan salah satu pelopor berdirinya PPMTI atau Perkumpulan Penyantun Mata Tunanetra Indonesia dan juga menjabat ketua selama beberapa periode. Dari sekian banyak dedikasinya pada perkembangan bidang kesehatan di Indonesia, salah satu jasa dari beliau yang mungkin akan selalu dikenang adalah berdirinya Bank Mata Indonesia, di mana tempat tersebut sangat membantu para tunanetra khususnya yang kurang mampu dan memiliki kemampuan finansial yang rendah.

5. Abdulrachman Saleh

Sosok berikutnya yang juga tidak kalah menginspirasi dibandingkan pahlawan di bidang kesehatan yang sudah disebutkan sebelumnya adalah Prof. dr. SpF Marsekal Muda Anumerta Abdulrachman Saleh. Selain dijuluki sebagai bapak Fisiologi Kedokteran Indonesia, Abdulrachman Saleh juga dikenal sebagai seorang pilot dan juga tokoh penting dan pelopor berdirinya Radio Republik Indonesia.

Abdulrachman Saleh berhasil menyelesaikan studinya di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Sebagai sosok bapak Faal Indonesia, Abdulrachman Saleh memiliki jasa besar dalam mengembangkan dan mendirikan jurusan fisiologi di berbagai universitas dan perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia dengan tujuan agar ilmu faal semakin berkembang di tanah air.

Lihat juga : Kisah Unik: Satu Keluarga Kompak Menjadi Dokter

6. Dr. Moewardi

Dr. Moewardi merupakan salah satu sosok selanjutnya yang memiliki kisah yang menginspirasi tentunya dalam bidang kesehatan. Dr. Moewardi merupakan sosok pejuang kemerdekaan yang berhasil menyelesaikan studinya di STOVIA dan menyandang gelar dokter. Beliau juga turut andil terhadap pembacaan teks proklamasi di jalan Pegangsaan Timur pada tanggal 16 Agustus 1945.

Selain itu, beliau juga gencar melawan aksi-aksi dengan tujuan melawan pemerintah layaknya FDR atau Front Demokrasi Rakyat yang dipayungi oleh PKI. Namun belia diculik saat sedang bertugas menjadi dokter. Atas upaya dan jasanya dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia tanpa mengesampingkan tugas utamanya sebagai dokter, tak heran jika nama beliau dijadikan salah satu nama rumah sakit di Solo dengan nama RSUD Dr. Moewardi.

7. Prof. Dr. Akmal Taher

Sosok terakhir dan berjasa besar di bidang kesehatan dan layak menyandang gelar pahlawan adalah Prof. Dr. Akmal Taher. Beliau ini merupakan salah satu dokter bedah yang khusus meneliti bidang urologi yang merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Prof. Dr. Akmal Taher diketahui gemar sekali melakukan penelitian dan puncaknya adalah diciptakannya inhibitor of phosphodiesterase 4 atau PDE4 yang diakui oleh beberapa negara di dunia mulai dari Jepang, Kanada, Jerman hingga Amerika Serikat.

Berikut tadi beberapa pahlawan dalam bidang kesehatan dengan kisah dan jasa-jasanya dalam bidang kesehatan di Indonesia. Semoga saja kisah-kisah inspiratif di atas dapat mendorong Anda semua supaya kelak bisa menjadi pahlawan berikutnya, tidak hanya di bidang kesehatan saja, namun juga di berbagai macam bidang lainnya yang membantu perkembangan negara Indonesia.

Mengenal Perawat: Pahlawan Mulia dengan Hati Tulus

Perawat bagi sebagian besar orang merupakan salah satu pekerjaan yang mulia dan sering kali dianalogikan sebagai pahlawan atau bahkan malaikat. Analogi pahlawan dan malaikat yang disematkan kepada sosok perawat ini berkaca dari dedikasi yang besar dari para perawat kala merawat setiap pasien dengan ikhlas dan juga hati yang tulus. Meskipun terdengar memiliki pekerjaan yang cukup berat, namun hal tersebut tidak menyurutkan niat banyak orang untuk menjadi seorang perawat.

Sebagai salah satu profesi yang identik dengan sifat pahlawan dan kemanusiaan, maka tak salah jika Anda memahami dan mengenal lebih jauh terkait dengan perawat, pahlawan yang mulia serta memiliki ketulusan hati yang besar. Pastikan Anda mengetahui kriteria apa saja yang dimiliki oleh seorang perawat dengan dedikasi tinggi beserta pekerjaan apa saja yang bisa dilakukan oleh perawat melalui pembahasan dalam artikel berikut.

15 Kriteria menjadi Seorang Perawat yang Baik dengan Dedikasi yang Besar

Jika Anda berkeinginan menjadi seorang perawat, tentu tidak ada salahnya jika Anda ingin menjadi perawat yang baik dan memiliki dedikasi yang besar terhadap pekerjaan yang Anda lakukan. Untuk mewujudkan hal tersebut, alangkah baiknya jika Anda memahami dan mempelajari kriteria dari seorang perawat yang melakukan pekerjaannya dengan baik dan berdedikasi tinggi.

1. Mampu berkomunikasi dengan baik

Komunikasi yang baik dan lancar dengan pasien atau orang yang sedang dirawat menjadi salah satu ciri-ciri yang wajib Anda kuasai jika ingin menjadi seorang perawat yang baik. Kelancaran dalam berkomunikasi memungkinkan Anda memahami setiap keinginan dari pasien dan dapat dengan mudah memberikan penjelasan mengenai informasi medis kepada para pasien sehingga jauh lebih mudah dimengerti dan dipahami.

2. Ramah dan santun

Sebagai seorang perawat, Anda juga diharuskan memiliki sifat yang ramah dan santun, terutama kepada siapa saja pasien yang tengah Anda rawat baik itu yang berusia lanjut maupun pasien-pasien yang usianya jauh lebih mudah dari Anda. Sifat ramah dan santun yang Anda perlihatkan sedikit banyak akan membantu para pasien agar lebih tenang, rileks dan nyaman selama dalam masa perawatan yang tengah dilakukan.

3. Sabar dalam menangani setiap pasien

Selain sifat ramah dan santun, kesabaran juga menjadi salah satu kunci utama yang harus Anda perhatikan jika memiliki keinginan untuk menjadi seorang perawat berdedikasi tinggi. Seperti yang Anda ketahui setiap pasien sudah pasti memiliki kepribadian dan kebutuhan masing-masing. Kesabaran yang Anda miliki disinyalir dapat membantu agar proses pemulihan dari para pasien yang Anda rawat menjadi semakin cepat.

4. Memiliki wawasan dan pengetahuan medis yang luas

Sebagai seorang perawat, sudah pasti Anda harus memiliki wawasan dan juga pengetahuan medis yang luas. Secara tidak langsung, pemahaman yang luas mengenai medis memungkinkan Anda menangani dan merawat para pasien dengan jauh lebih baik dan efektif. Selain itu, pastikan Anda memperbaharui wawasan dan pengetahuan medis sesuai dengan pengetahuan yang terkini dan terbaru.

Lihat juga : Kisah Unik: Satu Keluarga Kompak Menjadi Dokter

5. Cepat dalam mengambil keputusan

Terdapat momen di mana seorang perawat diharuskan untuk berpikir cepat dan tepat dalam kondisi kritis. Pada momen tersebut Anda harus mampu mengambil keputusan dalam tempo yang cepat, khususnya saat pasien yang sedang Anda rawat berada dalam situasi dan momen darurat. Hal ini sangat penting, sebab berkaitan erat dengan keselamatan jiwa dari para pasien yang tengah Anda rawat.

6. Fisik dan stamina yang kuat

Untuk menjadi seorang perawat, Anda juga diharuskan memiliki fisik dan stamina yang kuat. Bagaimana tidak, banyak sekali pekerjaan fisik yang harus Anda lakukan sebagai seorang perawat, seperti contohnya mengangkat hingga memindahkan pasien, pola tidur dan kesehatan yang dapat terganggu karena sistem pergantian jam kerja atau shift jika bekerja menjadi perawat dan lain sebagainya. Untuk itu, pastikan Anda sehat secara fisik untuk menjadi seorang perawat.

7. Disiplin dalam bekerja

Kedisiplinan menjadi salah satu tolak ukur yang pasti ada di setiap jenis dan kategori pekerjaan, tak terkecuali pekerjaan sebagai perawat. Untuk menjadi seorang perawat terbaik, disiplin dalam bekerja merupakan hal yang tidak boleh Anda lewatkan. Pastikan Anda datang sebelum jam waktu kerja tiba dan mematuhi setiap aturan dan standar regulasi kerja yang berlaku di tempat Anda bekerja.

8. Sigap dan tanggap

Ciri-ciri atau kriteria selanjutnya yang harus menjadi pertimbangan bagi Anda semua yang memiliki cita-cita menjadi seorang perawat adalah sigap dan juga tanggap. Kesigapan dan ketanggapan merupakan dua hal yang wajib Anda perhatikan saat bekerja sebagai perawat, apalagi jika Anda dihadapkan pada pasien yang harus mendapatkan penanganan khusus dengan segera.

9. Mampu bekerja sama dalam tim

Biasanya perawat bekerja dalam sebuah tim yang terdiri dari beberapa orang. Supaya pekerjaan yang Anda lakukan menjadi semakin mudah, pastikan Anda mampu berbaur dan bekerja sama dalam tim perawat di tempat Anda bekerja. Selain membuat pekerjaan menjadi lebih mudah, kerja sama yang terjalin dalam tim dapat membuat suasana kerja menjadi lebih menyenangkan dan juga kondusif.

10. Mampu mengendalikan emosi sebaik mungkin

Selain itu, pastikan Anda juga mampu mengendalikan emosi dalam diri Anda dengan baik, sebab pekerjaan menjadi seorang perawat mengharuskan Anda untuk bisa bekerja di bawah tekanan, meliputi tekanan dari dokter yang bertugas, tekanan dari pasien hingga tekanan dari keluarga pasien. Dalam menghadapi tekanan, pastikan Anda selalu tenang dan mencari solusi terbaik tanpa harus mengandalkan emosi Anda.

Lihat juga : Mengenal Pahlawan di Bidang Kesehatan yang Menginspirasi

11. Menjaga kode etik keperawatan

Berikutnya, pastikan juga Anda mempelajari kode etik keperawatan, khususnya menyangkut privasi dari pasien yang Anda rawat mulai dari identitas pribadi hingga berbagai informasi medis dari pasien tersebut. Perlu diketahui jika segala macam hal yang menyangkut privasi dari pasien yang Anda rawat bersifat rahasia dan tidak boleh disebarluaskan kepada orang di luar pihak keluarga pasien yang bersangkutan.

12. Memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, perawat biasanya dibagi ke dalam beberapa tim dan dalam 1 tim terdapat 1 kepala perawat yang memimpin. Jika Anda ditunjuk menjadi kepala perawat dalam tim, pastikan setidaknya Anda mampu menjadi pemimpin yang baik dan mampu mengayomi perawat lain sehingga dapat bekerja sama dengan sebaik mungkin.

13. Fleksibel serta adaptif

Kriteria berikutnya dari seorang perawat berdedikasi tinggi ialah fleksibel dan adaptif. Dengan kata lain, jika Anda ingin menjadi seorang perawat, Anda harus bisa beradaptasi terhadap berbagai perubahan jadwal yang mungkin dapat terjadi setiap saat. Tidak hanya itu saja, Anda juga harus mampu menghadapi perubahan kebutuhan pasien yang Anda rawat.

14. Cermat dan teliti

Ketelitian juga menjadi kriteria yang harus Anda miliki ketika hendak menjalankan profesi sebagai seorang perawat. Sebagai informasi, seorang perawat biasanya diharuskan mencatat setiap informasi dari pasien yang Anda rawat hingga melakukan berbagai tugas keperawatan lain yang menuntut kecermatan dan ketelitian tinggi.

15. Komitmen untuk selalu meningkatkan pengetahuan medis

Ciri terakhir adalah komitmen yang besar untuk meningkatkan kemampuan dan wawasan seputar pengetahuan medis. Seperti yang Anda ketahui, perkembangan dunia medis, tak terkecuali keperawatan mengalami perkembangan setiap saat. Oleh karena itu, untuk menjadi seorang perawat dengan dedikasi yang besar diperlukan pemahaman yang besar akan pengetahuan medis teranyar.

Beberapa Pekerjaan yang Bisa Dilakukan oleh Perawat

Sejatinya, tugas dan pekerjaan menjadi perawat tidak hanya ditemukan di rumah sakit saja, namun juga dapat ditemukan di profesi atau pekerjaan lainnya. Deretan pekerjaan yang bisa dilakukan oleh perawat di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Petugas dan staf asuransi

Dengan pengetahuan yang Anda miliki di dunia keperawatan, Anda bisa mencoba melanjutkan karier dan pekerjaan Anda sebagai petugas asuransi. Dengan latar belakang sebagai lulusan bidang ilmu keperawatan, tidak akan sulit bagi Anda memahami prosedur dan standar aturan kerja yang ada di kantor atau perusahaan asuransi.

2. Klinik kecantikan

Jika Anda tertarik dalam bidang keperawatan dan kecantikan, maka tidak ada salahnya jika Anda bekerja di klinik kecantikan. Di klinik kecantikan tersebut, Anda akan berkolaborasi dengan dermatolog atau dokter spesialis kulit. Tugas atau pekerjaan yang Anda lakukan di klinik kecantikan pada umumnya meliputi staf bagian pendaftaran, staf yang mempersiapkan obat untuk pasien dan lain sebagainya.

3. Tenaga pengajar atau dosen keperawatan

Jika Anda ingin membagikan ilmu yang Anda miliki dalam bidang keperawatan dan telah menuntaskan pendidikan jenjang S2, Anda juga bisa melanjutkan karier Anda sebagai tenaga pengajar atau dosen keperawatan. Peluang pekerjaan ini cukup besar, apalagi ada banyak perguruan tinggi dan swasta yang membutuhkan tenaga pengajar atau dosen, terutama dosen keperawatan.

4. Berbagai instansi pemerintah

Instansi pemerintah juga menjadi tujuan karier yang tepat bagi Anda lulusan jurusan keperawatan. Beberapa instansi pemerintah tersebut di antaranya adalah departemen kesehatan, di mana Anda berpeluang ditempatkan di klinik, puskesmas hingga rumah sakit sesuai kebutuhan, hingga bekerja kantor BPJS atau berbagai instansi pemerintah yang lainnya.

5. Perawatan lansia

Jika Anda ingin mendedikasikan diri Anda untuk merawat banyak orang, terutama orang-orang yang berusia lanjut atau lansia, maka tidak salah jika Anda memutuskan untuk melanjutkan karier Anda dengan bekerja sebagai perawat lansia seperti contohnya bekerja di panti jompo atau panti wreda .

6. Menangani masalah kesehatan mental

Sebagai seorang perawat, Anda tidak hanya dihadapkan pada masalah kesehatan fisik saja, namun juga masalah kesehatan mental dan juga psikis. Penanganan masalah kesehatan mental juga bisa menjadi alternatif pekerjaan lain yang bisa Anda ambil untuk mengamalkan setiap ilmu yang Anda dapatkan selepas menyelesaikan studi Anda di jurusan keperawatan.

Dari pembahasan lengkap mengenai ciri-ciri perawat berdedikasi tinggi serta beragam pekerjaan yang bisa dilakukan oleh perawat yang sudah dibagikan tersebut di atas, dapat disimpulkan jika pekerjaan sebagai seorang perawat merupakan pekerjaan yang tidak mudah dan harus dikerjakan dengan setulus hati dan dedikasi yang tinggi. Melalui pembahasan tersebut, diharapkan Anda semua yang memiliki impian menjadi seorang perawat dapat menjadi sosok perawat yang tidak hanya baik, namun dapat mencurahkan dan mendedikasikan dirinya kepada banyak orang yang membutuhkan perawatan.

Kisah Unik: Satu Keluarga Kompak Menjadi Dokter

Dokter menjadi salah satu pekerjaan atau jenjang karier yang memiliki banyak peminat dari berbagai kalangan ekonomi sekalipun. Selain karena pendapatannya yang besar, menjadi dokter dinilai menjadi salah satu pekerjaan paling prestisius dan menjamin kesejahteraan seseorang. Di balik semua itu, profesi dokter juga menjadi salah satu pekerjaan yang cukup mulia, karena dokter diketahui dapat menjadi perantara yang mampu memberikan kesembuhan bagi para pasien yang mengalami berbagai masalah kesehatan.

Secara umum, terdapat banyak kisah unik dan inspiratif yang berkaitan erat dengan pekerjaan sebagai dokter, contohnya saja, seseorang dengan kondisi ekonomi rendah tapi mampu mengangkat harkat dan martabat keluarga selepas menjadi dokter dan lain sebagainya. Artikel berikut ini juga tidak kalah membahas berbagai macam kisah unik dan menarik tentang sebuah keluarga yang seluruh atau sebagian besar anggota keluarganya kompak menjalani profesi sebagai dokter.

Kisah Unik dan Inspiratif Tentang Satu Keluarga yang Kompak Menjadi Dokter

Satu keluarga menjadi pegawai negeri sipil dan bekerja di instansi pemerintah mungkin saja menjadi salah satu hal yang biasa dan kerap Anda jumpai secara langsung di kehidupan nyata. Namun bagaimana jika satu keluarga mayoritas berprofesi sebagai dokter? Simak kisah unik dan inspiratif tentang keluarga yang kompak menjalani profesi sebagai dokter di bawah ini.

Kisah Aisyah dan Keluarganya yang Berprofesi Sebagai Dokter

Kisah yang pertama datang dari sebuah keluarga yang berasal dari ujung timur pulau Jawa, tepatnya di ibu kota provinsi Jawa Timur, Surabaya. Keluarga dari Aisyah Faadhilah, seorang dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya yang telah diambil sumpahnya sebagai dokter pada bulan Maret tahun 2023 lalu ini ternyata memiliki keluarga yang juga berprofesi sebagai dokter.

Selain Aisyah, diketahui pula jika kedua orang tua dari dokter muda ini adalah dokter. Ayahnya merupakan seorang dokter umum yang bekerja di sebuah rumah sakit di Surabaya, sedangkan ibunya bekerja sebagai dokter kecantikan yang juga berdomisili di kota Surabaya. Uniknya, Aisyah juga memiliki seorang adik yang juga mengenyam pendidikan di salah satu perguruan tinggi ternama di kota tersebut.

Meskipun memiliki keluarga dengan pekerjaan yang serupa, Aisyah menegaskan bahwa profesi dokter yang diambilnya murni merupakan keputusannya secara pribadi tanpa adanya paksaan dari kedua orang tuanya. Bagi Aisyah, kedua orang tuanya merupakan panutan dan sumber inspirasi dalam hidup yang membuatnya mantap mengambil pendidikan kedokteran dan melanjutkan jejak kedua orang tuanya.

Tidak hanya itu, Aisyah juga menuturkan bahwa keinginannya untuk menjadi seorang dokter juga tumbuh dan berkembang karena sering kali dirinya diajak untuk main ke klinik. Datang ke klinik secara berkelanjutan membuat dirinya semakin tertarik untuk mempelajari lebih dalam profesi dokter seperti yang dilakoni oleh kedua orang tuanya.

Aisyah juga menuturkan bahwa hasil yang dicapainya hingga mampu berdiri saat ini tak lepas dari didikan kedua orang tuanya tercinta. Meskipun pekerjaan sebagai merupakan profesi yang terbilang sibuk dan menyita banyak waktu, Aisyah mengaku bahwa ia dan adiknya tetap mendapatkan momen bersama keluarga dan kedua orang tuanya kerap menentukan jadwal kosong agar tetap bisa berkumpul bersama.

Dokter muda ini selain pintar juga dikenal dengan beragam prestasi yang dimilikinya selama masih mengenyam pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya. Bahkan prestasinya juga terhitung cukup mentereng, karena di juga mendapatkan prestasi dalam ajang internasional, misalnya saja medali emas dari Highly Innovative Unique Foundation (HIUF) Kingdom of Saudi Arabia, medali emas di Medical Invention From Kaohsiung Taiwan International Invention Design Expo hingga Best Invention Award dari Malaysian Research & Innovative Society atau MYRIS merupakan segelintir prestasi yang pernah didapatkannya.

Menurut Aisyah, kisah suksesnya menjadi dokter tidak lepas dari 3 hal yang selalu dia jadikan pedoman. Ketiga hal tersebut adalah ketertarikan dan minat, ambisi yang besar serta memiliki tujuan yang baik akan apa yang diinginkan. Aisyah juga berpesan agar tidak putus semangat kala mengalami kegagalan, sebab menurutnya kegagalan merupakan sebuah proses yang harus dilewati supaya bisa berkembang menjadi lebih baik.

Lihat juga : Mengenal Pahlawan di Bidang Kesehatan yang Menginspirasi

8 Tips Mudah Mewujudkan Impian Menjadi Seorang Dokter

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, banyak orang yang memiliki cita-cita tinggi untuk menjadi seorang dokter. Untuk membuat impian tersebut menjadi kenyataan, terdapat beberapa tips mudah yang bisa Anda terapkan langsung untuk membuat impian Anda menjadi seorang dokter dapat terwujud melalui pembahasan berikut.

1. Fokus pada mata pelajaran sains

Jika Anda berkeinginan untuk menjadi seorang dokter di kemudian hari, langkah awal yang bisa Anda lakukan adalah fokus dan konsentrasi pada mata pelajaran sains, misalnya saja pelajaran fisika, kimia hingga biologi. Tidak hanya fokus mempelajari mata pelajaran sains tersebut, pastikan juga Anda memahami betul setiap materi yang terkandung dalam mata pelajaran sains tersebut.

2. Tentukan profesi dokter apa yang diinginkan

Seperti yang diketahui, terdapat banyak sekali profesi dokter yang bisa Anda ambil, mulai dari dokter umum hingga dokter spesialis yang meliputi dokter spesialis mata, dokter spesialis gigi, dokter spesialis bedah dan lain sebagainya. Dengan menentukan profesi dokter yang diinginkan di masa depan, Anda bisa lebih fokus untuk mencapai tujuan Anda tersebut.

3. Meningkatkan prestasi akademik dengan cara belajar

Umumnya untuk menjadi seorang dokter, Anda haru memiliki prestasi akademik di atas rata-rata, sehingga tidak menyurutkan peluang Anda supaya diterima melanjutkan studi di fakultas kedokteran yang diinginkan. Anda bisa mencoba meningkatkan prestasi akademik secara perlahan dengan cara lebih rajin dalam belajar setiap harinya.

4. Pastikan Anda memiliki kondisi finansial yang mencukupi

Perlu diketahui, jika ingin masuk ke fakultas kedokteran Anda setidaknya harus mempersiapkan uang dalam jumlah yang tidak sedikit. Sebagai informasi bagi Anda, fakultas kedokteran di sebuah perguruan tinggi diketahui menjadi salah satu fakultas dengan biaya masuk yang paling tinggi di antara fakultas-fakultas lainnya. Anda bisa mencoba jalur beasiswa supaya dapat meringankan biaya masuk ke fakultas kedokteran.

5. Siapkan fisik dan mental

Sebelum memutuskan untuk masuk ke fakultas kedokteran, pastikan Anda mempersiapkan fisik dan mental Anda terlebih dahulu. Kedua hal ini wajib Anda persiapkan dengan matang, sebab studi dan pendidikan yang akan Anda jalani selama mengenyam pendidikan di fakultas kedokteran terbilang cukup berat dan penuh tantangan. Kesiapan fisik dan mental yang baik tentu membantu Anda menyelesaikan studi di fakultas kedokteran dengan sebaik mungkin.

6. Menjalin hubungan dengan sesama calon mahasiswa kedokteran lainnya

Tips selanjutnya yang bisa Anda terapkan adalah mencoba untuk menjalin hubungan dengan sesama calon mahasiswa atau mahasiswi kedokteran yang lainnya. Memiliki koneksi dan jaringan dengan orang yang memiliki minat yang sama, khususnya di fakultas kedokteran dapat membantu Anda bertukar pikiran dan informasi yang dibutuhkan. Selain itu, memiliki teman dengan minat yang sama memungkinkan Anda untuk saling dukung dan memotivasi satu sama lain supaya bisa mencapai tujuan bersama-sama.

7. Belajar dari berbagai macam sumber

Kecanggihan teknologi seperti saat ini memungkinkan Anda untuk belajar dari berbagai sumber, mulai dari buku elektronik, video tutorial dan aneka sumber lainnya. Usahakan Anda memanfaatkan dengan baik teknologi yang tersedia saat untuk menyerap berbagai pengetahuan dan informasi yang mempermudah langkah Anda masuk ke fakultas kedokteran demi meraih mimpi menjadi seorang dokter.

8. Jangan pernah takut gagal

Salah satu yang menjadi ketakutan terbesar para calon mahasiswa kedokteran adalah perasaan takut dan khawatir saat menjalani tes masuk ke fakultas kedokteran. Untuk itu, sebisa mungkin Anda hilangkan perasaan cemas, khawatir dan takut gagal dalam diri Anda. Anggap saja kegagalan yang Anda hadapi merupakan sebuah proses berkembang menjadi lebih baik di kesempatan berikutnya.

Keuntungan Memilih Profesi Menjadi Seorang Dokter

Ada berbagai macam keuntungan yang bisa Anda dapatkan jika memilih dokter sebagai profesi di masa depan. Beberapa keuntungan yang bisa Anda peroleh adalah sebagai berikut.

1. Pendapatan yang tinggi

Salah satu alasan mengapa dokter masih menjadi salah satu profesi yang diincar banyak orang karena jumlah pendapatan dan penghasilannya yang terhitung cukup tinggi. Dengan pendapatan yang tinggi Anda bisa hidup dengan sejahtera tanpa perlu takut kekurangan, terutama dari segi finansial.

2. Membantu orang lain

Jika Anda merupakan orang dengan tingkat solidaritas tinggi, menjadi dokter sudah pasti menjadi salah satu pilihan profesi yang paling tepat. Dengan menjadi dokter, Anda bisa membantu banyak orang sembuh dari penyakit yang dideritanya, menyelamatkan nyawa banyak orang hingga memperbaiki kualitas hidup para pasien yang Anda tangani menjadi lebih baik lagi.

3. Jenjang karier dengan tingkat stabilitas tinggi

Profesi menjadi seorang dokter diketahui juga menjadi salah satu pekerjaan dengan jenjang karier yang memiliki tingkat stabilitas cukup tinggi. Bagaimana tidak, hingga saat ini profesi sebagai dokter terhitung menjadi salah satu profesi dengan tingkat permintaan yang sangat tinggi. Tingginya tingkat permintaan ini membuat Anda tidak perlu takut akan jenjang karier profesi seorang dokter ke depannya.

4. Memiliki karier yang fleksibel

Meskipun sebagian besar dokter biasanya bekerja di instansi kesehatan seperti puskesmas hingga rumah sakit, nyatanya profesi ini juga dikenal sebagai profesi atau karier yang cenderung lebih fleksibel. Bahkan Anda memiliki peluang yang sangat besar untuk membuka praktik atau klinik pribadi di rumah Anda sehingga Anda dapat bekerja tanpa perlu meninggalkan rumah Anda.

5. Mendapatkan pengakuan dari orang lain

Terakhir, bekerja sebagai dokter juga bisa membuat Anda mendapatkan pengakuan dari orang lain, khususnya dari masyarakat sekitar lingkungan tempat Anda tinggal. Adanya pengakuan dari orang banyak ini tentu akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi Anda, apalagi jika Anda mengingat bagaimana perjuangan dan usaha Anda untuk mencapai profesi tersebut.

Sekian pembahasan mengenai kisah unik dan menarik dari satu keluarga yang berprofesi sebagai dokter. Dari kisah tersebut, dapat diambil kesimpulan jika dedikasi untuk dunia medis tidak hanya karena warisan keluarga saja namun juga adanya minat dan ketertarikan yang besar untuk Anda yang menjalaninya. Diharapkan juga tips-tips yang diberikan tersebut di atas dapat membantu Anda mencapai keinginan Anda untuk menjadi seorang dokter dan mendapatkan beragam keuntungan dari profesi tersebut.