
Kesehatan merupakan salah satu bidang yang dinilai cukup vital dan penting, apalagi di tengah kasus-kasus wabah virus dan penyakit varian baru yang menyebar dan mengganggu keselamatan dan kesejahteraan masyarakat belakangan ini. Dalam bidang kesehatan juga terdapat beberapa sosok yang bisa dianggap sebagai “pahlawan”.
Mungkin sebagian besar dari Anda menganggap bahwa julukan pahlawan hanya bisa disematkan kepada sosok-sosok yang berjuang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, padahal julukan pahlawan bisa berasal dari bidang mana saja. Banyak juga pahlawan yang menginspirasi Anda semua, khususnya sosok-sosok yang berjasa dalam bidang kesehatan seperti yang terangkum dalam artikel di bawah ini.
7 Kisah Pahlawan di Bidang Kesehatan yang Menginspirasi

Meskipun kebanyakan dari Anda hanya mengenal sosok-sosok pahlawan nasional layaknya Jenderal Besar Soedirman, Pangeran Diponegoro hingga Tuanku Imam Bondjol, sejatinya terdapat banyak sekali sosok yang berjasa dan layak menyandang gelar pahlawan di berbagai bidang lainnya, termasuk bidang kesehatan. Berikut ini beberapa kisah pahlawan inspiratif dari bidang kesehatan yang wajib Anda ketahui.
1. Dr. Cipto Mangunkusumo
Salah satu sosok yang memiliki andil cukup besar dalam perkembangan bidang kesehatan di Indonesia adalah Dr. Cipto Mangunkusumo. Bisa dikatakan beliau ini turut menjadi tokoh penting penggerak Kemerdekaan Indonesia di masa lampau. Dr. Cipto juga merupakan alumni dari sekolah kedokteran STOVIA di Jakarta tempo dulu yang masih dikenal dengan nama Batavia.
Dr. Cipto juga terkenal dengan julukan tiga serangkai, bersama dengan rekan sejawat perjuangan yang lain, Douwes Dekker dan Ki Hadjar Dewantara yang terbilang lantang dalam mengkritisi kebijakan pemerintah Hindia Belanda. Tidak hanya itu saja, Dr. Cipto juga menjadi salah satu orang yang membantu menanggulangi wabah pes yang sempat merebak di medio 1911 lalu. Berkat semua jasanya di bidang kesehatan, maka tak heran namanya digunakan sebagai salah satu rumah sakit besar di Jakarta, yaitu Rumah Sakit Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo atau RSCM.
2. Profesor Gerrit Agustinus Siwabessy
Berikutnya terdapat sosok inspiratif yang berasal dari timur Indonesia, tepatnya dari Saparua, Maluku yaitu, Profesor Gerrit Agustinus Siwabessy. Profesor Gerrit sendiri merupakan sosok yang cukup penting, khususnya pada masa-masa perjuangan bangsa Indonesia selama masa pendudukan Jepang. Setelah berhasil memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, beliau juga pernah menjabat Menteri Kesehatan Republik Indonesia selama dua periode lamanya.
Sebagai sosok yang berpengaruh tidak hanya di ranah politik namun juga di bidang kesehatan, Profesor Gerri sejatinya merupakan lulusan dari salah satu perguruan tinggi terbaik di Inggris, tepatnya di London University dengan jurusan Radiologi dan Kedokteran Nuklir. Ilmu yang didapatkannya dari universitas tersebut diaplikasikan secara langsung dengan mendirikan BATAN atau Badan Tenaga Atom Nasional.
Lihat juga : Mengenal Perawat: Pahlawan Mulia dengan Hati Tulus
3. Prof. Dr. Sadjito
Sosok pahlawan dalam bidang kesehatan berikutnya mungkin sering Anda dengar, khususnya bagi Anda yang berdomisili atau sering berkunjung ke provinsi Yogyakarta. Di sana terdapat salah satu rumah sakit besar yang menyandang sosok pahlawan kesehatan yaitu, Rumah Sakit Dr. Sardjito yang terletak tak jauh dari Universitas Gadjah Mada (UGM), salah satu perguruan tinggi paling prestisius di provinsi berjuluk kota pendidikan tersebut.
Salah satu jasa terbesar yang membuat Prof. Dr. Sardjito ini layak menyandang gelar pahlawan di bidang kesehatan adalah penemuannya yang diberi nama calcusol. Sebagai informasi, calcusol merupakan obat atau senyawa yang membantu dalam menghancurkan batu ginjal, salah satu penyakit yang sering dialami oleh banyak orang. Selain itu, beliau juga menjadi salah satu pelopor berdirinya PMI atau Palang Merah Indonesia yang masih berjalan hingga masa sekarang.
4. Hasri Ainun Habibie
Melihat nama Habibie di sosok ini tentu mengingatkan Anda pada sosok presiden yang erat hubungannya pesawat, yaitu Bacharuddin Jusuf Habibie. Yak, Anda tidak salah, Hasri Ainun Habibie merupakan istri dari presiden ke-3 Indonesia tersebut. Perlu diketahui jika Ainun Habibie merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada tahun 1961 silam dan sempat juga menjadi bagian dari tenaga kesehatan di RSCM atau Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.
Sebagai dokter, Ainun Habibie juga merupakan salah satu pelopor berdirinya PPMTI atau Perkumpulan Penyantun Mata Tunanetra Indonesia dan juga menjabat ketua selama beberapa periode. Dari sekian banyak dedikasinya pada perkembangan bidang kesehatan di Indonesia, salah satu jasa dari beliau yang mungkin akan selalu dikenang adalah berdirinya Bank Mata Indonesia, di mana tempat tersebut sangat membantu para tunanetra khususnya yang kurang mampu dan memiliki kemampuan finansial yang rendah.
5. Abdulrachman Saleh
Sosok berikutnya yang juga tidak kalah menginspirasi dibandingkan pahlawan di bidang kesehatan yang sudah disebutkan sebelumnya adalah Prof. dr. SpF Marsekal Muda Anumerta Abdulrachman Saleh. Selain dijuluki sebagai bapak Fisiologi Kedokteran Indonesia, Abdulrachman Saleh juga dikenal sebagai seorang pilot dan juga tokoh penting dan pelopor berdirinya Radio Republik Indonesia.
Abdulrachman Saleh berhasil menyelesaikan studinya di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Sebagai sosok bapak Faal Indonesia, Abdulrachman Saleh memiliki jasa besar dalam mengembangkan dan mendirikan jurusan fisiologi di berbagai universitas dan perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia dengan tujuan agar ilmu faal semakin berkembang di tanah air.
Lihat juga : Kisah Unik: Satu Keluarga Kompak Menjadi Dokter
6. Dr. Moewardi
Dr. Moewardi merupakan salah satu sosok selanjutnya yang memiliki kisah yang menginspirasi tentunya dalam bidang kesehatan. Dr. Moewardi merupakan sosok pejuang kemerdekaan yang berhasil menyelesaikan studinya di STOVIA dan menyandang gelar dokter. Beliau juga turut andil terhadap pembacaan teks proklamasi di jalan Pegangsaan Timur pada tanggal 16 Agustus 1945.
Selain itu, beliau juga gencar melawan aksi-aksi dengan tujuan melawan pemerintah layaknya FDR atau Front Demokrasi Rakyat yang dipayungi oleh PKI. Namun belia diculik saat sedang bertugas menjadi dokter. Atas upaya dan jasanya dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia tanpa mengesampingkan tugas utamanya sebagai dokter, tak heran jika nama beliau dijadikan salah satu nama rumah sakit di Solo dengan nama RSUD Dr. Moewardi.
7. Prof. Dr. Akmal Taher
Sosok terakhir dan berjasa besar di bidang kesehatan dan layak menyandang gelar pahlawan adalah Prof. Dr. Akmal Taher. Beliau ini merupakan salah satu dokter bedah yang khusus meneliti bidang urologi yang merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Prof. Dr. Akmal Taher diketahui gemar sekali melakukan penelitian dan puncaknya adalah diciptakannya inhibitor of phosphodiesterase 4 atau PDE4 yang diakui oleh beberapa negara di dunia mulai dari Jepang, Kanada, Jerman hingga Amerika Serikat.
Berikut tadi beberapa pahlawan dalam bidang kesehatan dengan kisah dan jasa-jasanya dalam bidang kesehatan di Indonesia. Semoga saja kisah-kisah inspiratif di atas dapat mendorong Anda semua supaya kelak bisa menjadi pahlawan berikutnya, tidak hanya di bidang kesehatan saja, namun juga di berbagai macam bidang lainnya yang membantu perkembangan negara Indonesia.



